Street Food Ala Wuhan

Street Food Ala Wuhan

Street Food Ala Wuhan – Kuliner kota Wuhan disebut sebagai factor pemicu timbulnya virus corona yang membuat kota ini jadi pembicaraan dunia.

Tetapi siapa kira, kota mempesona yang berada di Propinsi Hubei, Tiongkok ini punyai bermacam street food sedap yang rasanya berteman dengan lidah.

Lezatnya Bersahabat Dengan Lidah Street Food Ala Wuhan, Apalagi Ikan Nya

Tentu saja, kalian tidak akan sangsi untuk menikmatinya karena tidak memiliki kandungan elemen bahan berlebihan.

Baca Juga: Kuliner Enak Khas Wuhan

Kulineran berlebihan kota Wuhan disinyalir sebagai factor pemicu timbulnya virus corona yang membuat kota ini jadi pembicaraan dunia. Tetapi siapa kira, kota mempesona yang berada di Propinsi Hubei, Tiongkok ini punyai bermacam street food sedap yang rasanya berteman dengan lidah.

Tentu saja, kalian tidak akan sangsi untuk menikmatinya karena tidak memiliki kandungan elemen bahan berlebihan. Ada street food apa, ya?

Baked mushroom bao

Street food ciri khas Wuhan yang tempati posisi pertama ada baked mushroom bao yang disebut roti panggang berupa bundar sedang dengan isian jamur. Umumnya jamur yang dipakai ada dua tipe, yaitu jamur kancing dan shitake. Saat sebelum ditempatkan dalam roti, ke-2 jamur itu ditumis dengan bermacam bumbu lebih dulu. Struktur baked mushroom bao ini gurih pada bagian luar tetapi halus di bagian dalamnya. Untuk memanggangnya, warga di tempat lebih senang memakai kuali tanah liat (tandoor) hingga cita-rasanya lebih keluar.

Baked mushroom bao ialah roti renyah yang mempunyai isian berbentuk oseng jamur (jamur shitake dan jamur kancing) yang diolah dengan dipanggang.

Mempunyai struktur kering di kulit luarnya dan sedikit halus pada bagian dalam. Di Wuhan, umumnya warga lebih suka memanggang roti isi ini dengan memakai tandoor.

Banyak yang memiliki pendapat bila baked mushroom bao mempunyai rasa dan wewangian lebih nikmat bila dipanggang dengan tandoor daripada alat pemanggang kekinian.

Guo kui Street Food Ala Wuhan

Guo kui sebagai street food ciri khas Wuhan yang terhitung kulineran classic karena telah ada semenjak jaman Dinasti Tang.

Kuliner Guo kui ini dari sisi penampilan memang termasuk menonjol karena ukuran yang lumayan besar.

Guo kui ialah roti tipis dan gurih yang ada bermacam isian seperti pasta kacang, sayur, sampai acar mustard hijau. Memiliki bentuk yang tipis ini sering membuat guo kui dipanggil bernama crepesnya Wuhan.

Sudah ada semenjak jaman Dinasti Tang, roti tipis yang gurih sama ukuran lebar ini dibuat dari tepung terigu. Guo kui nyaris dapat disebut crapes Tiongkok yang mempunyai bermacam isian dimulai dari pasta kacang merah, sayur, sampai acar mustard hijau.

Sama seperti baked mushroom bao, guo kui dipanggang dengan memakai pemanggang dari tanah liat atau dikenali bernama tandoor

Doupi

Daopi ialah street food ciri khas Wuhan yang tersering dikonsumsi sebagai menu makan pagi. Doupi ini termasuk juga kulineran classic Wuhan karena telah ada semenjak tahun 1931. Awalannya doupi ialah kulineran yang selalu dihidangkan saat festival atau perayaan tertentu. Tetapi karena warga di tempat benar-benar menyenanginya, karena itu doupi juga banyak dipasarkan oleh pedagang kaki lima, khususnya di saat pagi hari. Doupi dibikin berbahan dasar bubuk kacang hijau dan telur.

Street food sekalian menu breakfast warga kota Wuhan ini sama dengan martabak karena doupi mempunyai dua susunan kulit luar yang gurih dibuat dari kulit tahu, kacang hijau, tepung, susu, dan telur.

Sama seperti martabak telur, doupi punyai isi berbentuk daging babi cincang, jamur, dan rebung.

Mianwo

Mianwo ialah roti goreng ciri khas Propinsi Hubei yang mempunyai wujud seperti donat. Namun, mianwo punyai rasa renyah dan dibuat dari susu kedelai, tepung, rice milk, daun bawang, dan taburan wijen.

Street Food Ala Wuhan Ya bozi

Lidah kalian tentu sudah tidak asing kembali dengan gurihnya bebek panggang. Tetapi, ya bozi bukan memakai badan bebek tetapi leher bebek yang sudah diberi bumbu dan dipanggang dengan sauce.

Walau sedikit daging, ya bozi masih jadi street food kegemaran warga Kota Wuhan.

Xiao long xia

Xiao long xia ialah lobster kecil berbumbu yang diolah dengan dimasak. Selesai masak, umumnya xiao long xia dihidangkan dengan taburan merica Sihuan yang membuat semakin menarik untuk dikonsumsi.

Bang bang chicken

Potongan ayam bertepung ini jadi street food sedap ala-ala kota Wuhan. Bang bang chicken memakai tepung jagung sebagai bebatannya saat sebelum dimasak.

Mayones, sauce cabe, madu, dan sauce tomat, beberapa topping yang umumnya dipakai untuk lengkapi sedapnya bang bang chicken.

Street Food Ala Wuhan Fishball kway teow soup

Paling akhir ada fishball kway teow soup yang disebut sup bakso ikan yang memakai kwetiau sebagai bahan pendampingnya hingga jadi unik. Kecuali kwetiau dan bakso ikan, didalamnya ada potongan ayam atau bebek, sayur, sampai fish cake yang dibikin dari ikan giling. Cita-rasa kuahnya benar-benar renyah dan fresh. Umumnya kulineran ini banyak ditemui di saat musim dingin datang.

Itu beberapa street food dari Wuhan yang menjadi favorite beberapa masyarakat lokal dan pelancong asingnya. Bila kamu kelak ingin bertandang ke situ sesudah pandemi virus corona surut, janganlah lupa untuk sekedar mencicipnya ya! Nach, bila ingin melahap bermacam cemilan-cemilan nikmat yang lain, kamu dapat beberapa rujukan di bawah ini ya!

Fishball kway teow soup ialah bakso ikan yang memakai mi tipe kwetiau sebagai pendampingnya. Street food yang membuat perut terasa kenyang ini diperlengkapi juga dengan isian lain seperti fish cake, daging ayam, daging bebek, dan sayur.

Itu lah delapan street food ciri khas Wuhan yang sedapnya berteman dengan lidah. Bila keadaan kota Wuhan sudah sembuh kembali, janganlah lupa untuk cicip re gan mian yang menjadi kulineran ciri khas kota ini ya!

Enaknya Chinese Steamed Fish, Masakan yang Hebat Sekali di Kota Wuhan

Jika bicara mengenai makanan Tionghoa, pasti terkadang sama dengan olahan seafood apa lagi yang mentah-mentah. Salah satunya misalnya ialah Chinese Steamed Fish alias ikan kukus yang diproses berawal dari kota Wuhan dengan menggunakan bumbu cita-rasa ciri khas tempat itu dan demikian terkenal karena karena sangat enaknya.

Dan berikut resepnya hingga kamu dapat mengolahnya sendiri di dalam rumah.

Beberapa bahan yang diperlukan

Bahan:

  • 1 ikan fresh
  • 2 inch jahe, kupas dan potong kasar
  • 1 batang daun bawang, dipotongi
  • Beberapa daun ketumbar
  • 2 sdm minyak goreng
  • 1 sdm perasan jeruk nipis/lemon

Bahan bumbu Ikan kukus:

  • 4 sdm kecap asin
  • 2 sdm air
  • ¼ sendok teh minyak wijen
  • Lada putih bubuk seperlunya
  • Gula pasir seperlunya

Potongan cabe rawit pedas, sesuai dengan selera

Bersihkan sampai bersih ikan fresh

Bersihkan sampai bersih ikan segarnya di bawah pancuran air. Singkirkan sisik, insang, isi perut, dan lain-lain. Lantas pinggirkan dalam tempat.

Campur bumbu dalam mangkok

Campur bahan bumbu ikan dalam mangkok kecil, aduk sampai rata. Pinggirkan.

Selanjutnya tempatkan ikan dalam piring lalu tabur ikan dengan jahe yang telah dipotong kasar dan berikan perasan jeruk. Balur secara rata.

Kukus ikan hingga masak

Persiapkan panci pengukus dan panasi. Sesudah panas, tambahkan ikan di panci, tutup rapat panci ,dan kukus lebih kurang sepanjang 10 menit. Sesudah ikan masak, angkat.

Selanjutnya, panasi wajan lalu masukan 2 sdm minyak goreng. Lantas tuangkan minyak tertera di atas ikan.

Sesudah masak, campur plus tambahan bumbu

Persiapkan kembali wajan di atas kompor. Masak kombinasi bumbu ikan, aduk sampai rata. Dan selekasnya sesudah bumbu ikan mendidih, tuang di atas ikan. Tabur dengan irisan daun bawang, daun ketumbar, dan bawang goreng. Suguhkan ikan kukus dengan nasi putih.

Itu resep olahan dari kota Wuhan yang hebat sekali. Mudah-mudahan kamu di inspirasi ya untuk hidangan makan siangmu agar semakin semangat!